ADAPTASI DAN EKSISTENSI PLANKTON


ADAPTASI DAN EKSISTENSI PLANKTON


Plankton merupakan organisme yang hidup melayang-layang (mengembara) dalam air karena terbawa arus atau gelombang. Plankton mempunyai kemampuan renang yang lemah sehingga pergerakannya dipengaruhi oleh arus (Odum 1993). Sifat umum plankton, diantaranya plankton bergerak sedikit dengan bantuan cilia/flagel tetapi tidak mempunyai daya menentang arus, dengan kata lain dikalahkan oleh gerakan air, plankton organisme yang melayang-layang. Peristiwa melayang pada plankton dapat terjadi karena plankton dapat mengatur berat jenis tubuhnya agar sama dengan berat jenis media (air), dengan cara menambah atau mengurangi jumlah vakuola, cadangan makannya berupa zat lemak atau minyak, yang terakhir dengan memperpanjang atau memperpendek chaeta (Nybakken 1992).
Barus (2002) menyatakan berdasarkan ukuran tubuhnya plankton dibagi menjadi lima, yaitu:
1) Ultraplankton, dengan ukuran tubuh < 2 μm
2) Nanoplankton, dengan ukuran tubuh 2 – 20 μm
3) Mikroplankton, dengan ukuran tubuh 20 – 200 μm
4) Makroplankton, dengan ukuran tubuh > 500 μm
5) Megaplakton, dengan ukuran tubuh yang sangat besar seperti kelompok medusa

Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme Laut berdasarkan tempat hidup dan cara hidupnya dapat dikelompokan atas tiga kelompok besar yaitu,Plankton, Nekton dan Bentos. Plankton terdiri atas mikroorganisme laut baik fitoplankton maupun zooplankton yang mengapung dan hanyut karena arus air, atau hidup diatas maupun dekat permukaan air. Alga, diatomae, protozoa, dan larva arthropoda merupakan organisme yang termasuk plankton.
Suhu merupakan faktor pembatas bagi semua organisme dilaut, tidak terkecuali oleh plankton. Dengan adanya perubahan iklim yang sangat drastis memastikan beberapa organisme laut harus melakukan adaptasi untuk bertahan hidup dilingkungannya (Sanders, 2013).
Meilhat pernyataan diatas maka dianggap perlu untuk mengetahui adaptasi plankton diperairan, berikut adalah adaptasi dan eksistensi :

Adaptasi dan eksistensi plankton

a.       Kemampuan melayang

1.      Berukuran kecil
plankton berasal dri tumbuhan yang ukurannya sangat kecil,umumnya fitoplankton berukuran 2 – 200µm (1 µm = 0,001mm) dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.Tetapi ketika dalam jumlah besar,mereka dapat tampak sebagai warna hijau di air karena mangandung klorofil dalam sel-selnya mengingat fitoplankton merupakan komponen autotrof,yaitu berfungsi sebagai produsen.Karena fitoplankton dapat mensintesis sendiri bahan organik melalui fotosintesis menjadikan ia sebagai dasar dari sebagian besar rantai makanan dalam ekosistem laut dan air tawar.Karena kemampuan ini fitoplankton disebut sebagai primer produce.
Zooplankton atau disebut juga plankton hewani adalah plankton berasal dari sisa-sisa hewan yang bersifat heteritrofik,yaitu tidak dapat memproduksi makanannya sendiri.Maka hidup zooplankton bergantung pada ketersediaan bahan organik dari fitoplankton,sehingga disebut sebagai makhluk konsumen. Ukurannya yang paling umum berkisar 0,2 – 2 mm, tetapi ada juga yang berukuran besar misalnya ubur-ubur yang bisa berukuran sampailebih satu meter.

2.      Mempunyai duri-duri khusus
Beberapa-berapa plankton memiliki duri-duri khusus yang berfungsi sebagai pertahanan diri
3.      Tubuhnya berbentuk cakram
4.      Berkoloni
5.      Mampunyai vakuola
Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan yang berupa rongga yang diselaputi membran (tonoplas). Cairan ini adalah air dan di dalamnya terlarut zat seperti enzim, lipid, alkaloid, garam mineral, asam, dan basa. Selain itu, Vakuola juga berisi asam organik, asam amino, glukosa, dan gas.
vakuola berperan sangat penting dalam kehidupan karena mekanisme pertahanan hidupnya bergantung pada kemampuan vakuola menjaga konsentrasi zat-zat terlarut di dalamnya
6.      Terdapat butiran-butiran minyak didalam protoplasma
7.      Memiliki kantung udara

b.      Perlindungan terhadap serangan musuh
1.      Mempunyai duri
2.      Tubuhnya transparan, berwarna cerah

c.       Adaptasi terhadap pergerakan air
1.      Memiliki duri dan bulu getar

d.      Adaptasi terhadap kondisi yang tidak nyaman
1.      Mengahasilkan telur dorman
telur yang dorman adalah suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami oragnisme hidup sebagai tanggapan atas suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal.Pemicunya dapat bersifat mekanis, keadaan fisik lingkungan, atau kimiawi.
2.      Menghasilkan spora diam
Spora adalah satu atau beberapa sel (bisa haploid ataupun diploid ) yang terbungkus oleh lapisan pelindung. Sel ini dorman dan hanya tumbuh pada lingkungan yang memenuhi persyaratan tertentu, yang khas bagi setiap spesies.
Jasi spora diam yaitu spora  yang bersifat nonmotil ( tidak dapat bergerak ). 



  Daftar pustaka


https://id.wikipedia.org/wiki/Vakuola





Komentar

Sarah azhari mengatakan…
Bermanfaat👍
Unknown mengatakan…
Informasi nya sangat bermanfaat
aknes safitri mengatakan…
Semoga bermanfaat
Listia Ningsih mengatakan…
Bermanfaat 👍
Unknown mengatakan…
Terimakasih, sangat membantu
Unknown mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Deny Hermawan mengatakan…
Sangat membantu 👌
EKO ADI PUTRA mengatakan…
bagus, sngat bermanfaat mbak..
Unknown mengatakan…
Sangat bermanfaat
damuttt mengatakan…
Berfaedah sekali
Unknown mengatakan…
Bermanfaat sekali
Unknown mengatakan…
Saya semakin mengerti dengan adaptasi dari si plankton tersebut
Photography Service mengatakan…
Uda saya komen ya, jgn wa wa lagi
Husna Anisa mengatakan…
Good.. sngat mmbantu
Unknown mengatakan…
Gooddddd bermanfaatt
Unknown mengatakan…
Sangat bermanfaat👍
habibb mengatakan…
Sangat bagus dan tidak hanya bermanfaat tetapi juga bisa menambah wawasan kita lebih luas lagi.
Anonim mengatakan…
Sngat kreatif dan sngat bermanfaat..
Unknown mengatakan…
Sangat bagus,bisa menambah wawasan..
Unknown mengatakan…
saya baca artikel ini menambah pengetahuan saya tentang adaptasi plankton, sangat bermanfaat
Aminnudin_ mengatakan…
Manfaatnya bagus, jelas ����. All the bestt i’m sure you’re gonna get a great result ������
RIKA SUSANTI mengatakan…
Sangat bermanfaat sist,menambah wawasan 😍
Unknown mengatakan…
Bermanfaat untuk nutrisi isi kepala , teruskan.
Unknown mengatakan…
Good job.
Terus berkarya.
Unknown mengatakan…
Sangat membantu pembelajaran
Novi Fatmayanti mengatakan…
Waah amazing... Saya jdi tau apa itu plankton👍👍😄😄
Unknown mengatakan…
Tq ilmu yg bermanfaat sekali, sering2 share ilmu ya mbak
Anonim mengatakan…
Sangat membantu dan bermanfaat sekalii
KUKERTA DESA NGASO mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
KUKERTA DESA NGASO mengatakan…
Sangat bermanfaat kak,menambah wawasan, terus berkarya yaaa 👍
Unknown mengatakan…
Good... sangat bermanfaat sekali👍👍
Hestikhairiah mengatakan…
Awalnya saya tidak mengetahui adaptasi plankton ini, tp setelah saya membaca artikel ini saya tau. Dan menambah wawasan saya👌
Unknown mengatakan…
artikelnya bagus dan bermanfaat
tingkatkan lagi penulisanya agar kami bisa mendapatkan info teruptude
okee!!!
Unknown mengatakan…
bermanfaat
Unknown mengatakan…
Sangat bermanfaat, terimakasih say 👍
Unknown mengatakan…
Makasih ilmunya, dapat menjadi referensi bacaan nih. Good 👍
Unknown mengatakan…
Mantap asek!!!Dapus odum Sama nyebakennya kok gak Ada ya..
Nuzulkurniati mengatakan…
Thanks infonya saangat bermanfaat